Kenapa social mirroring dapat mengarah pada kesalahan persepsi dan komunikasi?

Ternyata Ini Alasan Mengapa Kita Sering Salah Paham dan Salah Komunikasi!


Kita semua tahu bahwa dalam dunia sosial ini, interaksi dengan sesama manusia adalah bagian tak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Kita ini adalah makhluk sosial, kita saling memengaruhi dalam banyak cara. Tapi, tahukah kamu bahwa ada satu fenomena menarik yang sering terjadi dalam interaksi sosial kita yang dapat mengarah pada kesalahan persepsi dan komunikasi? Fenomena itu disebut "social mirroring" atau cermin sosial.


Sebelum kita membahas lebih dalam, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu cermin sosial. Cermin sosial adalah kecenderungan kita untuk meniru perilaku, sikap, atau bahkan emosi orang lain dalam usaha untuk merasa diterima atau terhubung secara sosial. Ini adalah salah satu cara alami kita untuk membangun koneksi dengan orang lain, dan sebenarnya, ini adalah hal yang baik. Tapi, seperti pepatah mengatakan, terlalu banyak kebaikan bisa menjadi hal yang buruk.


Kesalahan Persepsi


Saat kita tenggelam dalam praktik cermin sosial, kita sering kali mulai kehilangan jati diri kita sendiri. Ini seperti menyamar menjadi karakter lain dalam drama sosial kita. Misalnya, jika teman kita sedang sangat sedih, kita mungkin secara otomatis merasa perlu menjadi sedih juga agar dia merasa nyaman. Tapi apa yang terjadi jika kita sebenarnya tidak sedih? Ini bisa membuat kita merasa tidak autentik dan memicu kesalahan persepsi. Orang lain mungkin salah mengira perasaan kita, dan kita sendiri juga bisa terjebak dalam perasaan palsu.


Salah Komunikasi


Cermin sosial juga dapat menyebabkan kesalahan dalam komunikasi. Ketika kita terlalu fokus pada meniru orang lain, kita mungkin tidak lagi mendengarkan dengan cermat apa yang mereka katakan. Kami lebih tertarik pada bagaimana merespons dengan tepat secara sosial daripada memahami pesan sebenarnya. Ini bisa menyebabkan kesalahpahaman dan kebingungan, karena kita mungkin merespons dengan cara yang tidak relevan dengan apa yang sebenarnya sedang dibicarakan.


Bagaimana Mengatasi Masalah Ini?

Tentu saja, cermin sosial bukanlah masalah besar jika kita bisa mengelolanya dengan baik. Yang penting adalah tetap sadar tentang apa yang kita lakukan dan mengembangkan keterampilan emosional yang kuat. Cobalah untuk:


  1. Self-awareness: Kenali diri kamu, emosimu, dan nilai-nilaimu sehingga kamu tidak terlalu terpengaruh oleh orang lain.


  1. Empati yang sejati: Cobalah untuk memahami perasaan dan pandangan orang lain tanpa harus secara otomatis meniru mereka.


  1. Kemampuan Komunikasi: Praktikkan mendengarkan aktif dan mengekspresikan diri dengan jujur, bahkan jika itu berarti berbeda dengan orang lain.



Jadi, meskipun cermin sosial adalah bagian alami dari interaksi sosial kita, kita harus menggunakannya dengan bijak untuk meminimalkan kesalahan persepsi dan komunikasi. Jangan biarkan dirimu terlalu tersesat dalam peran sosialmu sampai-sampai melupakan siapa kamu sebenarnya. Ingatlah, menjadi diri sendiri adalah kunci untuk membangun hubungan yang sejati dan memahami dengan lebih baik dunia sekitar kita. Teruslah belajar dan tumbuh dalam interaksi sosialmu! 




Referensi : 


Hare, Brian & Woods, Vanessa. 2021. The Social Mirror: How Our Brains Learn from Others.


Comments