Pola asuh yang tidak tepat jadi faktor anak tidak dekat dengan orang tuanya?

Mengapa Pola Asuh Berpengaruh Terhadap Kedekatan Emosional Anak dan Orang Tua? 


Kamu pernah nggak merasa ada jarak emosional yang muncul di antara kamu dan orang tua? Nah, ternyata pola asuh yang kita terima sejak kecil bisa memengaruhi kedekatan emosional kita dengan mereka, lho! 


Pola asuh dan kedekatan emosional, dua hal yang sepertinya sederhana tapi bisa berpengaruh besar pada hubungan kita dengan orang tua, nih. Jadi, tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan mengapa pola asuh bisa mempengaruhi kedekatan emosional antara anak dan orang tua. Kok penting, sih? Nah, teman-teman, hubungan yang akrab dengan orang tua itu seperti bunga yang perlu disiram dengan cinta dan perhatian agar tetap mekar. Kita nggak mau kan jatuh cinta pada jarak yang semakin menjauh?


Kalau kamu pernah merasa jauh dari orang tua, ada kemungkinan besar itu terkait dengan pola asuh yang tidak tepat, lho. Nah, gimana sih pola asuh yang nggak tepat itu bisa bikin jarak emosional antara kita dan orang tua semakin melebar? Ini nih yang perlu kita bahas. Misalnya, bayangin aja kalau kamu selalu disuruh nurut tanpa diberi kesempatan untuk bicara atau mengungkapkan pendapatmu. Pasti bikin kamu ngerasa kayak tidak dihargai dan akhirnya menjauh dari mereka.


Faktor-Faktor dalam Pola Asuh yang Memengaruhi Kedekatan Anak dan Orang Tua


Oh, jadi ternyata ada beberapa faktor dalam pola asuh yang bisa berpengaruh besar pada kedekatan kita dengan orang tua, lho, berupa :


1. Kurangnya Komunikasi dan Pemahaman

Komunikasi yang kurang baik antara orang tua dan anak bisa jadi penyebab besar dari jarak emosional yang muncul. Misalnya, jika kita tidak merasa nyaman berbicara tentang perasaan atau pikiran kita kepada orang tua, kita bisa merasa tidak diperhatikan atau tidak dipahami. Kurangnya komunikasi ini dapat memicu perasaan terisolasi dan menjauhkan kita dari orang tua kita yang sebenarnya ingin tahu dan mendukung.


2. Tidak Nyambungnya Nilai dan Norma

Setiap keluarga memiliki nilai-nilai dan norma yang berbeda-beda. Namun, jika nilai-nilai dan norma ini terlalu kontras antara orang tua dan anak, hal ini bisa membuat kita merasa tidak cocok atau tidak dimengerti. Misalnya, jika kamu memiliki pandangan hidup yang berbeda dengan orang tua tentang topik penting seperti pendidikan atau agama, hal ini bisa menyebabkan konflik dan memengaruhi kedekatan emosional kita.


Konsekuensi Jangka Panjang dari Pola Asuh yang Tidak Tepat


Jadi, gimana sih konsekuensinya kalau hubungan kita dengan orang tua terus-terusan nggak dekat karena pola asuh yang nggak tepat? Bisa-bisa kita kehilangan rasa kepercayaan satu sama lain, lho. Kalau hubungan dipenuhi dengan ketidakpercayaan, susah banget buat kita merasa nyaman dan terbuka. Selain itu, dampaknya juga bisa merambah ke perkembangan psikologis kita, nih. Anak yang nggak merasa mendapat dukungan emosional dari orang tua bisa jadi lebih rentan mengalami masalah psikologis di kemudian hari. Nggak mau kan ada 'teman' yang nggak enak di kepala kita?


Strategi Mengatasi Pola Asuh yang Tidak Tepat untuk Mendekatkan Anak dan Orang Tua


Tenang,  nggak ada masalah yang nggak bisa diatasi. Ada beberapa strategi yang bisa kita coba untuk mendekatkan diri dengan orang tua kita, meski pola asuh nggak selalu pas. Pertama, penting banget buat kita dan orang tua sadar tentang pentingnya pola asuh yang baik. Kita bisa belajar tentang pola asuh yang sehat dan bagaimana mengaplikasikannya dalam keluarga kita. Selain itu, komunikasi itu kunci, lho. Cobalah untuk lebih terbuka berbicara dengan orang tua tentang perasaan dan pikiran kita. Dan kalau memang ada kesulitan yang nggak bisa diatasi sendiri, nggak ada salahnya mencari bantuan profesional seperti konseling keluarga atau terapi.



Pola asuh yang nggak tepat bisa mempengaruhi kedekatan emosional antara anak dan orang tua, tapi jangan khawatir, kita punya banyak cara untuk mengatasi hal tersebut. Penting banget untuk belajar tentang pola asuh yang baik, berkomunikasi dengan terbuka, dan kadang-kadang juga butuh bantuan profesional. Jadi, yuk, kita semua menjaga kedekatan dengan orang tua dengan hati yang ceria dan tulus!




Referensi : 


Cline, Foster & Fay, Jim.  2022. Parenting with Love and Logic: Teaching Children Responsibility.


Comments