Ciri-ciri Quiet Quitting dalam Love Relationship

Ini Dia Ciri-ciri Quiet Quitting dalam Love Relationship

                                                     

Pastinya, semua orang ingin hubungannya dengan sang pasangan tetap langgeng dan berjalan mulus bukan? Nah, supaya nggak kecolongan sama tanda-tanda Quiet Quitting, yuk kita bahas ciri-cirinya yang perlu diwaspadai dan mungkin bermanfaat nantinya :


Perubahan Perilaku dan Keterlibatan


Tahukah kamu, perubahan perilaku pasanganmu bisa menjadi tanda awal bahwa sesuatu sedang terjadi di balik layar. Mereka yang dulu penuh semangat dan antusias, tiba-tiba menjadi cuek dan dingin. Bisa jadi mereka berhenti berusaha untuk melakukan hal-hal yang dulu mereka nikmati bersama. Mungkin mereka juga mulai menghindari acara atau momen yang sebelumnya selalu ingin mereka lalui bersamamu. Jika kamu merasakan perubahan ini, jangan diam saja, yuk, berbicaralah dengan terbuka.


Penurunan Komunikasi dan Interaksi


Komunikasi adalah jantung dari setiap hubungan. Jadi, kalau tiba-tiba pasanganmu jadi jarang merespons pesan atau panggilan, itu bisa jadi tanda Quiet Quitting. Mungkin mereka mulai menjauh dan merasa nggak nyaman untuk berbicara tentang perasaan atau kehidupan kalian. Jangan biarkan jarak semakin melebar. Alih-alih berdiam diri, cobalah untuk membicarakan hal ini dengan hati-hati agar bisa saling mengerti.


Kurangnya Dukungan Emosional


Ciri lain dari Quiet Quitting adalah kurangnya dukungan emosional yang biasanya kamu dapatkan dari pasangan. Mungkin dulu mereka selalu ada untuk mendengarkan keluh kesahmu, tapi sekarang mereka tampaknya enggak lagi peduli. Mereka bisa jadi lebih fokus pada diri sendiri atau hal-hal lain, dan kamu merasa ditinggalkan dalam krisis emosionalmu. Ini bisa bikin hubungan jadi kaku dan nggak sehat, jadi penting untuk mengatasi ini dengan komunikasi yang baik.


Lalu jika udah tahu ciri-ciri itu, solusi penyelesaian yang tepat seperti apa? 

Tenang, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi Quiet Quitting dan mengembalikan kedekatan dalam hubunganmu dengan sang kekasih kok! Ini dia beberapa poin yang bisa membantumu :


  • Berbicaralah dengan Terbuka


Komunikasi adalah kunci utama dalam situasi ini. Ajak pasanganmu untuk berbicara dengan terbuka dan jujur tentang perasaanmu serta apa yang kamu perhatikan dalam hubungan. Jangan menuduh, tapi ajaklah mereka untuk berbicara dan mendengarkan.


  • Cari Tahu Penyebabnya 


Tanya pasangan tentang perubahan yang kamu rasakan. Ada apa? Apakah ada masalah yang membuat mereka merasa tidak nyaman? Dengarkan dengan penuh perhatian, dan bersikap empati terhadap apa yang mereka alami.


  • Saling Mendukung Kembali


Ingatlah bahwa kamu berdua adalah tim, dan dalam tim, saling mendukung itu penting. Bicarakan apa yang kamu butuhkan dari hubungan ini dan tanyakan juga apa yang pasanganmu butuhkan. Buatlah komitmen bersama untuk memperbaiki hubungan ini.


  • Lakukan Kegiatan Bersama 


Untuk mengembalikan kedekatan, cobalah untuk melakukan aktivitas yang kalian nikmati bersama. Ini bisa membantu menghidupkan kembali hubungan dan mengurangi jarak yang terbentuk.


  • Pertimbangkan Bantuan Profesional


Jika masalahnya terasa sangat kompleks, jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahli, seperti konselor atau terapis. Mereka bisa memberikan panduan yang lebih mendalam dan membantu kalian mengatasi konflik.



Jadi, jangan biarkan Quiet Quitting merusak hubungan yang indah ini. Tetaplah aktif berkomunikasi, berusaha memahami satu sama lain, dan berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan penuh cinta dan kesabaran.




Referensi : 


Kirshenbaum, Mira. 2022. Too Good to Leave, Too Bad to Stay: A Step-by-Step Guide to Making the Hardest Decision of Your Life.



Comments