Dampak dari emotional detachment secara positif

Keuntungan Psikologis dari Emotional Detachment yang Sehat


                                         

Memiliki emosi yang gak stabil alias sering naik-turun itu, gak enak ya. Perubahan yang terjadi bisa aja menghambat aktivitas dan rutinitas kita. Tapi, dibalik itu ternyata bisa juga ada manfaat positifnya,  lho! Wah, bagaimana bisa ya? 


Mari kita mulai dengan memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan detachment emosional. Emotional Detachment ini sendiri tentang memiliki kendali atas emosi kita tanpa harus menghindarinya sepenuhnya. Ini bukan tentang menjadi sosok yang dingin tanpa perasaan ya seperti es, tapi lebih tentang memberikan diri kita ruang untuk merasakan emosi tanpa terlalu terjebak di dalamnya. Ketika kita dapat mengendalikan dan memahami emosi kita, kita menjadi lebih kuat secara mental dan lebih mampu mengatasi tantangan hidup.


Ini dia beberapa keuntungan-keuntungan menakjubkan yang bisa didapat dari mengembangkan Emotional Detachment yang sehat dalam diri kita, yakni :


1. Pembentukan Identitas Diri yang Kuat

Emotional Detachment membantu kita membangun identitas diri yang kokoh. Dengan menjaga kemandirian emosional, kita belajar merasakan kebahagiaan dan kepuasan dari dalam diri sendiri. Ini berarti kita tidak tergantung pada faktor eksternal untuk merasa bahagia. Selain itu, kita juga lebih peka terhadap kebutuhan dan nilai-nilai pribadi kita, sehingga kita dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam hidup.


2. Mengelola Stres dan Kecemasan dengan Lebih Baik

Emotional Detachment memiliki peran penting dalam mengelola stres dan kecemasan. Ketika kita memiliki keterlepasan emosional yang sehat, kita mampu merespons situasi sulit dengan ketenangan dan rasionalitas. Kita tidak terburu-buru oleh gelombang emosi negatif yang dapat memperburuk situasi. Dengan demikian, kita menghindari jebakan dari pembebanan emosional yang berlebihan, yang dapat merusak kesehatan mental kita.


3. Membangun Hubungan Antarpersonal Berkualitas

Ini juga berdampak positif pada hubungan kita dengan orang lain. Ini memungkinkan kita untuk berkomunikasi secara efektif dan jujur. Detachment emosional membantu kita menghindari terlalu banyak ketergantungan emosional pada orang lain, sehingga hubungan kita menjadi lebih seimbang dan sehat. Kita bisa memberikan dukungan dan cinta tanpa harus mengorbankan kesejahteraan emosional kita sendiri.


4. Menghindari Ketergantungan Emosional Berlebihan

Salah satu manfaat besar dari keterlepasan emosional adalah menghindari ketergantungan emosional yang berlebihan pada orang lain. Kita tidak bergantung pada orang lain untuk merasa baik tentang diri kita atau untuk memenuhi kebutuhan emosional kita. Ini memberi kita kebebasan untuk menjalani hidup dengan lebih mandiri dan lebih kuat secara psikologis.


5. Menjadi Lebih Adaptif dalam Berbagai Situasi

Emotional Detachment yang sehat membantu kita mengembangkan ketahanan mental yang kuat. Ini berarti kita lebih siap menghadapi berbagai tantangan hidup dengan sikap yang adaptif. Kita tidak mudah tergoyahkan oleh perubahan atau kesulitan, melainkan mampu pulih dengan cepat dan melanjutkan perjalanan kita dengan kepala yang tegak.


Semua itu tentunya perlu kita pelajari untuk mengenali emosi kita tanpa menilai atau menekannya. Cobalah untuk merasakannya tanpa menghalanginya. Kita juga bisa mencari cara untuk mengalihkan perhatian kita dari emosi negatif, misalnya dengan berolahraga atau melakukan hobi yang kita nikmati. Jangan lupa untuk menjaga self-care dengan tidur yang cukup, makan dengan baik, dan menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan.




Referensi : 


Paul, Margaret. 2022. The Detachment Paradox: How to Connect More Deeply with Others Without Losing Yourself.

Comments